A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php74/ci_session75caaf204e58658560a4aa7d14261509afb91543): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/pusdiklatuntarac/public_html/application/controllers/News.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/pusdiklatuntarac/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php74)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/pusdiklatuntarac/public_html/application/controllers/News.php
Line: 7
Function: __construct

File: /home/pusdiklatuntarac/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

Berita

Blog Details

Art Therapy for Everyone: Ruang Aman untuk Mengenal Diri Melalui Seni

Kamis, 4 Juni 2026 - Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Universitas Tarumanagara bekerja sama dengan Indonesia Art Therapy Community (IATC) sukses menyelenggarakan rangkaian program Art Therapy for Everyone yang terdiri dari empat sesi. Mengangkat berbagai isu kesehatan mental yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, kegiatan ini berjalan selama 4 hari dari 6 - 7 Mei, 13 Mei dan 4 Juni kegiatan diselenggarakan dalam Gedung M, Lt.7 R.704 Kampus 1 Universitas Tarumanagara dan berhasil menarik antusiasme peserta dengan total kehadiran lebih dari 100 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum.

 

Art Therapy for Anxiety

Rangkaian kegiatan dibuka dengan sesi Art Therapy for Anxiety yang dibawakan oleh Untung Subroto, M.Psi., Psikolog. Pada sesi ini, peserta diajak memahami bahwa kecemasan merupakan pengalaman yang wajar dan dapat dikelola melalui berbagai strategi yang sehat.

Melalui aktivitas menggambar dan refleksi diri, peserta diberikan ruang untuk mengenali sumber kecemasan yang mereka alami, mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata, serta menemukan cara yang lebih adaptif dalam merespons tekanan hidup. Suasana sesi yang hangat dan suportif membantu peserta merasa lebih diterima dan dipahami.

 

Art Therapy for Self Compassion

Sesi kedua, Art Therapy for Self Compassion, menghadirkan Reza Fahlevi, S.K.M., M.M., M.Psi., Psikolog sebagai fasilitator. Kegiatan ini berfokus pada pentingnya membangun sikap welas asih terhadap diri sendiri, terutama di tengah tuntutan dan ekspektasi yang sering kali membuat seseorang terlalu keras pada dirinya.

Melalui berbagai aktivitas kreatif, peserta diajak untuk mengenali dialog internal yang mereka miliki, menerima kekurangan maupun kelebihan diri, serta belajar memberikan dukungan emosional kepada diri sendiri sebagaimana mereka mendukung orang lain. Sesi ini menjadi momen refleksi yang mendalam bagi banyak peserta untuk lebih menghargai perjalanan hidup mereka.

 

Art Therapy and Mindfulness

Pada sesi ketiga, Art Therapy and Mindfulness, Linda Wati, M.Psi., Psikolog mengajak peserta untuk mengembangkan kesadaran penuh terhadap pengalaman saat ini melalui proses berkarya seni.

Peserta diajak untuk fokus pada setiap warna, bentuk, dan gerakan yang mereka ciptakan tanpa menghakimi hasil akhirnya. Pendekatan mindfulness yang dipadukan dengan art therapy membantu peserta melatih konsentrasi, mengurangi distraksi, serta menikmati proses kreatif sebagai sarana menenangkan pikiran. Sesi ini memberikan pengalaman yang bermakna tentang bagaimana ketenangan dapat ditemukan dalam momen-momen sederhana.

 

Art Therapy for Happiness

Rangkaian program ditutup dengan sesi Art Therapy for Happiness bersama Roswiyani, Ph.D., Psikolog. Pada sesi ini, peserta diajak untuk mengeksplorasi makna kebahagiaan dari sudut pandang yang lebih personal dan autentik.

Melalui aktivitas seni yang reflektif, peserta mengidentifikasi berbagai sumber kebahagiaan dalam kehidupan mereka, mensyukuri pengalaman positif yang dimiliki, serta membangun perspektif yang lebih optimis terhadap masa depan. Kegiatan ini menjadi penutup yang hangat dan inspiratif bagi keseluruhan rangkaian Art Therapy for Everyone.